
Musyawarah Strategis Ponpes Diponegoro: Visi Emas, Tatakelola Pro, Masa Depan Cemerlang

Rapat Kerja (Raker) Yayasan Pondok Pesantren Pangeran Diponegoro digelar khidmat pada Jumat (16/1/2026 atau 27 Rajab 1447 H) di SMK Diponegoro. Hadir 35 pengurus secara utuh, acara menandai komitmen bulat mengevaluasi capaian lembaga dan merevitalisasi yayasan guna tatakelola profesional berbasis digital, dengan agenda puncak perumusan program kerja 2026.


Ketua Yayasan H. Imindi Kasmiyanta, S.Pd., M.A.P., membuka dengan hamdalah kepada Allah SWT dan syukur kepada hadirin. Beliau menyapa tamu kehormatan secara personal, mengajak semua pihak tingkatkan khidmah membangun masyarakat. “Mari berkhidmat lebih baik—agar ponpes kita unggul, maju, dan memberi manfaat nyata!” tegasnya, menggetarkan jiwa peserta.

K.H. Muhammad Syakir Ali menyoroti evolusi ponpes dari 2 santri awal menjadi 2.000 santri saat ini. “Manajemen profesional mendesak,” katanya tegas. Ia menekankan estafet perjuangan pengurus perintis menjadikan ponpes mitra strategis NU. “Kelola aset umat, bukan pribadi. Urus dengan penuh juang!” serunya visioner, menyulut semangat perubahan.

Puncak acara, Drs. H. Mohammad Khoirudin mempersembahkan draf revitalisasi—visi, misi, tujuan, struktur organisasi—yang tajam mengiris kebutuhan masa kini hingga mendatang. Pengurus merespons antusias; musyawarah produktif menghasilkan konsensus, program kerja matang, serta tim 9 orang penyempurna draf. Raker ini menyatukan visi seluruh lembaga yayasan—usia dini hingga menengah—menjadi rumah besar pendidikan pesantren yang adaptif, kolaboratif, dan abadi.


Raker perdana ini membuka babak baru kemajuan yayasan, siap mengukir masa depan gemilang dalam bingkai nilai-nilai luhur pesantren—demikian closing statement visioner dari Drs. KH. Jambari yang memimpin penutupan Raker Yayasan 2026 dengan khidmat penuh juang.Bj

