• 0811-3201-0001
  • madipoyk@gmail.com
  • Maguwoharjo, Yogyakarta
Keagamaan
Santri Berani Suara! Manaqib dan Hearing Ubah Keluhan Jadi Karakter Pemimpin

Santri Berani Suara! Manaqib dan Hearing Ubah Keluhan Jadi Karakter Pemimpin

Yogyakarta, 30 Januari 2026 – Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Pangeran Diponegoro (MADIPO) menggelar Istighasah Manaqib Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani sekaligus Hearing Murid-Guru. Kegiatan rutin setiap 11 Qamariyah Hijriyah ini kali ini lebih dinamis: tak sekadar zikir dan syukuran Kembulan, tapi forum terbuka aspirasi santri.

Manaqib Penuh Kedamaian

Dipimpin KH. Muhammad Zaidun, Lc., MHum, manaqib berlangsung khidmah dan lancar. Suasana damai, santri-guru bersimpuh berzikir, bermunajat memohon kemurahan Allah. “Dekat sekali dengan Sang Pencipta,” begitu nuansa yang terasa.

Hearing Aspirasi yang Mencerahkan

Dipimpin Manajer Kesiswaan, Ahmad Hafiduddin, A.Md., S.Pd., hearing berjalan hangat seperti DPR bertemu masyarakat. Santri perwakilan berlatih bersuara terbuka:

Keluhan: Jadwal belajar padat, alat kebersihan kurang, dukungan lomba terhambat, jadwal laundry tak pasti.

Usulan: Duha dan istighasah dilaksanakan bersama, tanpa kurangi apel pagi.

Guru lapang dada mengapresiasi keluhan, saran, hingga kritik dengan kasih sayang. Hasilnya: arahan konkret, pembinaan, dan solusi terorganisasi.

Komitmen MADIPO: Proses Berkelanjutan

“Membentuk generasi cerdas, amanah, adil, dan tangguh butuh proses tak kenal lelah,” tegas Kepala Madrasah, Fauzan Satyanegara. Guru terus tingkatkan kompetensi, doakan santri, fasilitasi cita-cita tinggi di lingkungan sederhana, alami, aman. Santri dilatih siap dipimpin sekaligus memimpin—menjadi pribadi siddiq, taawun, dan istiqamah.

Kegiatan ini perkuat MADIPO sebagai mitra pendidikan berkualitas, penyempurna karakter untuk masyarakat kini dan mendatang. Aspirasi santri tak hanya didengar, tapi jadi bahan bakar perubahan.Bj

Bagikan berita :