
Drilling UTBK-SNBT: Ikhtiar Serius Program Diponegoro Maju PTN

SMK-MA Diponegoro siap menyambut UTBK-SNBT 2026 dengan langkah yang semakin terarah dan terukur melalui Program Drilling UTBK-SNBT hasil kolaborasi dengan Bimbel Beta. Program ini dirancang sebagai ikhtiar serius lembaga dalam mengantarkan peserta didik ke gerbang perguruan tinggi negeri terbaik.
Program Drilling UTBK-SNBT di SMK-MA Diponegoro diikuti oleh seluruh siswa kelas XII sebagai bagian integral dari layanan akademik madrasah. Sementara itu, di SMK Diponegoro, program diikuti siswa yang memiliki minat kuat untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi, sehingga suasana belajar terbentuk dari kumpulan siswa yang sangat termotivasi.
Sepanjang semester ganjil 2025/2026, siswa mengikuti sesi pembelajaran intensif yang dipadukan dengan beberapa kali tryout resmi UTBK-SNBT. Tryout mengukur kemampuan pada subtes Penalaran Umum, Pengetahuan Kuantitatif, Pengetahuan dan Pemahaman Umum, Pengetahuan Bacaan dan Menulis, Literasi Bahasa Indonesia, Literasi Bahasa Inggris, dan Penalaran Matematika.

Secara umum, rata-rata nilai siswa SMK Diponegoro tercatat lebih tinggi dibandingkan siswa MA Diponegoro pada beberapa pelaksanaan tryout. Pihak madrasah dan tim bimbingan belajar menegaskan bahwa hasil ini tidak dimaknai sebagai label individu, tetapi sebagai indikator untuk menyempurnakan sistem pembelajaran dan pola pendampingan.
Rapat evaluasi tentor pada Ahad, 28 Desember 2025 menemukan adanya indikasi kejenuhan belajar pada sebagian siswa MA Diponegoro akibat intensitas jadwal yang tinggi, termasuk tambahan belajar malam. Hal ini mendorong perlunya pengaturan ulang ritme dan beban belajar agar tetap efektif namun tetap ramah bagi kondisi fisik dan psikologis siswa.
Hasil evaluasi menunjukkan bahwa perbedaan capaian nilai dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain latar motivasi peserta, proporsi jadwal pembelajaran, dan kedisiplinan kehadiran siswa. Di SMK Diponegoro, kedisiplinan siswa dan dukungan guru dalam mengondisikan kelas sebelum pembelajaran dimulai menjadi salah satu kekuatan yang patut diapresiasi dan diteladani.

SMK-MA Diponegoro memandang evaluasi ini sebagai bahan refleksi konstruktif untuk memperbaiki tata kelola program. Semangat yang diusung adalah kolaborasi dan saling belajar demi peningkatan kualitas layanan pendidikan di kedua satuan pendidikan Diponegoro.
Berdasarkan evaluasi, beberapa rekomendasi diarahkan untuk penguatan program Drilling UTBK-SNBT ke depan. Di antaranya adalah penyesuaian intensitas jadwal agar lebih proporsional, penguatan motivasi dan pendampingan siswa, serta optimalisasi manajemen kelas dan sistem kehadiran.
Saat rapat koordinasi dan evaluasi Program Diponegoro Maju PTN pada, 2/2/2026 Kepala SMK Diponegoro, Mohammad Afifi, S.T.H.I., menegaskan komitmen untuk memperkuat sinergi antara tentor, wali kelas, dan guru mata pelajaran dalam memantau perkembangan belajar siswa secara berkala. Dengan langkah ini, proses persiapan UTBK-SNBT diharapkan menjadi lebih terarah, humanis, dan berdampak nyata pada peningkatan peluang kelulusan siswa di perguruan tinggi favorit.

Selaras dengan semangat kolaborasi, Kepala MA Diponegoro Fauzan Satyanegara menegaskan: “Melalui Program Diponegoro Maju PTN dan evaluasi ini, kami berkomitmen total bertransformasi menjadi institusi unggul akademik sekaligus pembentuk karakter mulia. Ikhtiar ini lahirkan generasi transformative, cemerlang, dan salih—siap bersaing di panggung nasional hingga global.”Bj
