
Kreativitas Hijau di Madipo, Siswa Sulap Tumbuhan Jadi Kain Bernilai Seni

Madrasah Aliyah Diponegoro (Madipo) menggelar kegiatan Eco Printing sebagai bagian dari upaya pengembangan kreativitas siswa sekaligus penanaman nilai kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan Madrasah Aliyah Diponegoro dan menjadi wadah pembelajaran berbasis praktik yang menggabungkan seni, sains, serta kesadaran ekologis.
Kegiatan eco printing bertujuan untuk menciptakan motif kain yang unik dan artistik dengan memanfaatkan bahan-bahan alami berupa tumbuhan. Selain menghasilkan karya seni yang bernilai estetika, eco printing juga menjadi solusi ramah lingkungan karena mampu mengurangi penggunaan bahan kimia berbahaya. Melalui kegiatan ini, siswa didorong untuk menerapkan gaya hidup berkelanjutan serta memahami pentingnya menjaga keseimbangan alam.

Sebanyak 35 siswa Madipo turut ambil bagian dalam kegiatan ini dan dibagi ke dalam empat kelompok. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap tahapan proses eco printing, mulai dari pemilihan daun dan tumbuhan, penataan motif, hingga proses pencetakan pada kain. Kegiatan ini juga melatih kerja sama tim, ketelitian, serta daya imajinasi siswa dalam menciptakan karya yang bernilai seni.
Kegiatan eco printing dimulai pada pukul 10.00 WIB dan berakhir pada pukul 14.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, suasana belajar terasa hidup dan menyenangkan. Siswa tidak hanya memperoleh pengalaman baru dalam bidang seni dan lingkungan, tetapi juga mendapatkan wawasan mengenai peluang ekonomi kreatif dan kewirausahaan dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada di sekitar mereka.

Dari hasil penilaian karya eco printing, kelompok Nusayba dkk berhasil keluar sebagai juara terbaik, sementara kelompok Nayla dkk meraih predikat juara terindah. Melalui kegiatan ini, Madrasah Aliyah Diponegoro berharap dapat terus menghadirkan pembelajaran inovatif yang membentuk siswa menjadi generasi kreatif, berwawasan lingkungan, serta siap berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan.
