
Dari Madrasah ke Panggung Nasional, Santri MADIPO Beraksi di ORBIT 2026 Piala Hasri Ainun Habibie
Pada Kamis, 9 Maret 2026, Madrasah Aliyah Diponegoro (MADIPO) Yogyakarta menerjunkan sembilan delegasi untuk mengikuti Olimpiade ORBIT 2026 Piala Hasri Ainun Habibie. Mereka berkompetisi dalam tiga bidang lomba, yakni Matematika, IPS, dan IPA.

Keikutsertaan ini merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam mengembangkan bakat dan minat santri melalui semangat belajar, pendampingan guru, serta pengalaman menghadapi berbagai tantangan prestasi. Melalui ajang seperti ORBIT, santri MADIPO tidak hanya mengasah kemampuan akademik, tetapi juga menumbuhkan karakter unggul—siddiq, amanah, adil, ta’awun, dan istiqamah—yang menjadi ruh pendidikan madrasah.
Guru-guru pembimbing secara telaten memberikan pelatihan intensif dan arahan strategis, mulai dari persiapan materi hingga penggunaan perangkat teknologi. Dengan kesiapan yang matang, pelaksanaan lomba daring berlangsung lancar tanpa kendala berarti.

Kesembilan santri tampil penuh tanggung jawab, memanfaatkan waktu sebaik mungkin hingga akhir pengerjaan soal. Bagi mereka, kompetisi ini bukan sekadar mencari juara, tetapi menjadi wadah belajar dan mengasah kemampuan di bidang masing-masing.
“Persaingan di ORBIT membuat saya belajar berpikir cepat dan teliti,” ujar Caca (Matematika). Sementara Dewi (IPS) menuturkan, “Soal-soalnya menantang dan membuka wawasan baru.” Dari bidang IPA, Jibril menambahkan, “Saya jadi lebih termotivasi mendalami sains.”

Manager Kurikulum dan KBM, Afrizka Premanasari, M.Si., menyebut ORBIT sebagai ajang kredibel dan inspiratif. Ia menegaskan, pengiriman delegasi ini bagian dari komitmen MADIPO dalam mengawal pengembangan bakat dan karakter santri agar siap berdaya saing dan berkontribusi positif di masa depan.Bj
