• 0811-3201-0001
  • madipoyk@gmail.com
  • Maguwoharjo, Yogyakarta
Kerjasama
Inovasi Pendidikan Pesantren: Sinergi STEAM dan Eksperimen Breeding Domba di MADIPO

Inovasi Pendidikan Pesantren: Sinergi STEAM dan Eksperimen Breeding Domba di MADIPO

Nalar STEAM dan pemikiran ekonomi santri terus bertumbuh. Madrasah mendorong santri menjadi ilmuwan alim, pemimpin adil, pengusaha dermawan, maupun profesional yang turut mewujudkan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat. Oleh karena itu, muatan pembelajaran para guru senantiasa dimotori oleh visi dan misi madrasah. Di pagi hari yang berkah santri senantiasa beristighasan sembari bersama-sama menyegarkan kembali niat belajar, mencari ilmu di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Pangeran Diponegoro (MADIPO).

Menciptakan pendidikan berkualitas merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat, dan penyelenggara. MADIPO didesain menjadi tempat terbaik bagi tumbuhnya para santri, generasi emas Indonesia.

MADIPO terus dikemkembang sebagai tempat pembentukan insan kamil. Pembiasaan akhlak santri diperkuat sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Hujurat:13. Keterampilan santri diasah melalui proyek STEAM dan entrepreneurship, serta pondasi ilmu agama dan umum diperdalam demi mencetak generasi unggul bangsa.

Sebagai bagian dari pengembangan kompetensi, workshop breeding domba dilaksanakan berdasarkan perkembangan pilot project yang dimulai pada September 2025. Potensi, minat, dan kemauan santri untuk berprestasi difasilitasi melalui berbagai kegiatan pendampingan. Lokasi workshop berpusat di sentra peternakan warga Sembego. Berbagai kasus pemeliharaan dan gangguan penyakit ternak dijumpai dan ditangani secara langsung dalam kegiatan ini.

Manual workshop breeding domba disusun berdasarkan lima pilar kegiatan, yaitu penyiapan infrastruktur, pemenuhan nutrisi, penjagaan kesehatan, optimasi reproduksi, dan manajemen bisnis, untuk memastikan kelangsungan dan kesuksesan usaha peternakan.

Portofolio workshop breeding domba yang dilaksanakan santri MADIPO adalah sebagai berikut: pada September 2025, santri melakukan observasi dan kunjungan di peternakan domba Joglo Organik Pleret Bantul, Yogyakarta. Berikutnya, mereka mendesain kandang untuk memahami kondisi lapangan dan merencanakan infrastruktur dasar.

Pada Oktober, santri melakukan praktik pengadaan dan pengelolaan pakan, mempelajari teknik pemberian pakan, serta penataan dan pemeliharaan kandang, sehingga dapat menyediakan nutrisi dan fasilitas harian yang optimal untuk pertumbuhan domba.

Pada November, sesi pengayaan meliputi penanggulangan penyakit dengan narasumber Mantri Puskesmas Depok. Santri juga dikenalkan pada cara mendeteksi malnutrisi, pemilihan bibit, dan manajemen kawin yang dipandu langsung oleh ahli breeding, Abdul. Dari fase ini, santri makin memahami cara mencegah masalah kesehatan dan memulai breeding berkualitas.

Pada Desember 2025, santri menjalankan strategi penggemukan dan optimasi pemeliharaan, mengelola manajemen kotoran dan urin, serta melakukan evaluasi dan penyusunan rencana bisnis. Fokusnya adalah memaksimalkan produksi dan memastikan keberlanjutan proyek breeding agar tumbuh dan berkembang lebih baik.​Bj

Bagikan berita :