• 0811-3201-0001
  • madipoyk@gmail.com
  • Maguwoharjo, Yogyakarta
Akademik
Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren Pangeran Diponegoro, Santri Masterpiece Kita

Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren Pangeran Diponegoro, Santri Masterpiece Kita

Insan terbaik ialah yang bermanfaat bagi yang lainnya. Sebanyak 71 santri menjalani proses perayaan syukuran Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren Pangeran Diponegoro Sembego Maguwoharjo pada, Sabtu 24 Mei 2025. Mereka telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran pondok pesantren dan sekolah atau madrasah. Peserta haflah terdiri dari lulusan jenjang Madrasah Diniyah Diponegoro, SMP Diponegoro Depok, SMK Diponegoro dan Madrasah Aliyah Diponegoro. Demikian Ketua panitia haflah Muhammad Hanafi Burhanudin MAg melaporkan.

Santri ialah masterpiece kita. Mereka adalah para juara kita. Santriwan-santriwati nampak bahagia dan berbunga-bunga mengikuti acara haflah ahirussanah pondok pesantren. Ananda Bunga misalnya, jauh-jauh dari Riu Batam kembali ke pesantren untuk mengikuti haflah ini. Atas perjuangan dan capaian keberhasilan belajar peserta haflah mendapatkan tanda kelulusan pendidikan, ijazah madrasah atau sekolah dan ijazah pondok pesantren. https://www.youtube.com/watch?v=o8PdmYeHVL0

Haflah akhirussanah diperkaya dengan performa santri membaca Al Quran dengan metode Bagdadi dan manifestasi membaca kitab kuning dengan metode Al Miftah. Metode Bagdadi memperilhatkan bacaan yang tepat dan cepat beserta bagaimana maharijul huruf selaras dengan kaidah dan penerapanya. Begitu juga membaca kitab kuning metode Al Miftah santri memperlihatkan kecermatan membaca teks kitab kuning, al-kutub al-turatsiyyah beserta detail i’rabnya.

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama DIY, Abudus Suud memberikan apresiasi atas penyelenggaraan haflah akhirussanah yang sangat membahagiakan bagi Masyarakat. Terutama bagi orang tua wali santri, para lulusan dan Kanwil Kementerian Agama DIY. Lulusan pondok pesantren memiliki keunggulan dari yang lain. Lulusan Diponegoro terbaik dalam akademik dan keilmuan, sosial dan akhlak al-karimah. Demikian perumus grand desain cyber madrasah tersebut mantap memberikan sambutan haflah.

Ikrar penyerahan kembali santri oleh Yayasan Pondok Pesantren disampaikan oleh Drs KH Jambari. Kepada segenap wali santri kami ucapkan terimakasih atas kepercayaannya menyekolahkan dan memodokkan putra-putri selama 3-6 tahun di Diponegoro. Kami berharap selama masih tersedia di Diponegoro jurusan atau pendidikan yang sesuai dengan bakat potensi putra putri Bapak Ibu kiranya berkenan melanjutkan pendidikan putra-putri Panjenengan di SMK Diponegoro atau di Madrasah Aliyah Diponegoro.

Kepada segenap peserta haflah akhirussanah Drs H Jambari berpesan, hormati guru dimanapun dan kapanpun sebab hormat lebih baik dari taat.  Dan ikrar penerimaan kembali santri oleh orang tua santri diwakili Bapak KH Ahmad Sugeng Utama, wali dari ananda Tsamara Anita Subita.

Prosesi haflah akhirussanah, pemberian samir dan ijazah teruntuk santri putri dilaksanakan Fauzan Sayanegara. Pemberian samir dan ijazah bagi santri putra dilakukan KH Muhammad Zaidun Al Hadirin Lc MHum. Selain penyerahan ijazah dan pengalungan samir prosesi di panggung ialah pemberian penghargaan santri terbaik dalam keaktifan mengaji, hafalan dan kemampuan membaca kitab kuning yakni ananda Naufal Al Fakhri (17) dan Izzah Maryam (14).

Tausiyah haflah ahirussanah disampaikan Dr KH Syaifudin SHI MSi. Bahwasanya Nabi mewariskan ilmu bukanlah mewariskan harta bendawi. Wajib bagi santri mencari ilmu sampai kapanpun. Semakin tinggi tingkat pendidikan yang dicapai maka kita akan semakin merasa bodoh adanya. Meraih sarjana, magister, doktor juga demikian. Semakin tinggi ilmunya akan semakin menyadari akan kebodohan dirinya. Allah Ya Karim. Tidurnya orang berilmu masih lebih baik dari ibadahnya ahli ibadah, sebab ahli ilmu ialah pewaris anbiya. Ulama adalah pewaris idiologis Nabi Muhammad Saw.

Kepada hadirin Dr KH Syaifuddin meneguhkan bahwasanya seorang santri hendaknya menjadi (1) álim (ulama), paling tidak seorang muallim yang mengajarkan suatu ilmu, (2) mutaalliman yakni orang yang senantiasa belajar, (3) mustamián ataupun (4) muhibban yakni orang yang menyukai akan ilmu pengetahuan. Janganlah sekali-kali menjadi orang yang ke-5 yakni orang bodoh, orang yang merasa pintar namun sebenarnya merusak atau bahkan menyesatkan. Teruntuk santri-santri yang malam ini telah mendapati ijazah semoga mendapatkan keberkahan ilmu.

“Wahai para santri teruslah terbang mencari ilmu sampai kapanpun, kiranya mendapatkan kesempatan kuliyah di luar negeri dengan beasiswa. Mudah-mudahan dari lulusan Pondok Pesantren Pangeran Diponegoro kelak lahir seorang menteri dan para pemimpin negeri yang amanah dan adil. Kepada Allahlah kita senantiasa memohon pertolongan dan hanya kepada-Nyalah kita berserah diri”. Demikian Kyai Saifuddin menggugah para santri lagi merestui.

Peserta haflah akhirussanah Pondok Pesantren Pangeran Diponegoro ialah santri-santri unggul, terbaik dan juara. Unggul dalam sikap, karakter dan akhlak mulia. Terbaik dalam kemandirian dan keterampilan hidup. Juara dalam nilai-nilai akademik selaras dengan keminatan, bakat dan potensi di bidang masing-masing yang mereka pelajari dan kuasai. https://www.youtube.com/watch?v=bP3b2ahZBr0.  

Kelulusan merupakan awalan untuk menjadi unggul, terbaik dan juara. Malam hari yang diberkahi dan berhikmah. Hujan deras beberapa waktu mewarnai prosesi penyelenggaraan haflah. Rangkaian Haflah Akhirussanah tahun ajaran 2024/2025 disempurnakan dengan doa yang dipimpin Pengasuh Pondok Pesantren Pangeran Diponegoro Sembego Maguwoharjo, KH Muhammad Syakir Ali MSi. Dilanjutkan group photo jajaran pengasuh, tamu undangan, para lulusan, wali dan berfoto groufie.Bj

Bagikan berita :