• 0811-3201-0001
  • madipoyk@gmail.com
  • Maguwoharjo, Yogyakarta
Akademik
Proyek Pembelajaran Santri: Tanam Padi Sistem Hayati dalam Kolaborasi IPNU-IPPNU, BSM, dan LPPNU

Proyek Pembelajaran Santri: Tanam Padi Sistem Hayati dalam Kolaborasi IPNU-IPPNU, BSM, dan LPPNU

Bagaimana menghasilkan pengetahuan yang berguna dalam kehidupan kini dan yang akan datang dapat dilakukan siapapun, tak terkecuali oleh santri. Membekali santri dalam meningkatkan praktik pembelajaran menstimulasi terciptanya iklim pembelajaran yang inovatif dan produktif. Santri Madrasah Aliyah Diponegoro Yogyakarta melakukan project pembelajaran tanam padi sistem hayati pada Kamis, 22 Mei 2025.

Jenis padi yang ditanam varietas lokal, Mentik Susu. Kualitas gizinya unggul. Kandungan karbohidrat, protein dan seratnya tinggi. Cita rasa dan aromanya khas. Beras kelas premium ini disukai konsumen dalam dan luar negeri. Padi Mentik Susu layak dijaga dan dilestarikan. Warisan dan kekayaan local pertanian yang telah lama dibudidayakan secara turun menurun oleh masyarakat di daerah kaki Gunung Merapi DI Yogyakarta ini ditanam di kebun Laboraorium Sains dan Kewirausahaan MADIPO, Grogol Tempel Maguwoharjo Depok Sleman.

Santri putra dan putri kolaboratif. Mereka cakap ambil bagian dalam perencanan dan pelaksanaan. Santri satu dengan lainya reaktif dan proaktif mulai dari pra persiapan, persiapan lahan, penanaman sampai pada fase berikutnya. Yakni pada periode pemeliharaan, pengendalian gangguan, masa panen dan pasca panen.

Manajer Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), Afrizka Premana Sari MSc mengkonstruk project KBM ini sebagai pengembangan softs kills santri yang menjadi bagian penting dari kurikulum MADIPO. Pra persiapan santri putra mengambil kohe (kotoran hewan) serta melakukan fermentasi sehingga menjadi bokashi (bahan organic yang kaya sumber hayati dan nutrisi).

Begitupun dalam persiapan lahan, santri bergotong royong membersihkan area tanam sehingga lahan dapat diolah dan layak ditanami. Giat project tanam padi kian bergairan lantaran kolaborasi dan sinergisitas warga madrasah dengan mitra kerjasama. IPNU MADIPO bertugas melaksanakan persiapan lahan dan IPPNU bertugas pelaksanaan tanam. Dibawah koordinasi Ketua Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama, Mahalli Nur Muwafiq (16) penyiapan lahan selesai pada Senin, 19/5/2025.

Berikutnya Ketua Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), Naila Fazah Lutfiah (16) mengkoordinasi hal ihwal prosesi penanaman. Melalui kerjasama dengan Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Sleman dan Buana Subur Makmur (BSM) DIY project KBM tanam padi berjalan lancar dan asyik. Santri putra dan putri MADIPO melakukan tanam Padi Mentik Susu mengikuti arahan tentor BSM DIY. Berikutnya teknik operasional pemeliharaan tanam dalam bimbingan LPPNU Sleman.

Instruktur BSM, Bapak Suradi dan Bapak Sunarto hadir membersamai santri-santri langsung di lahan dan mengajarkan teknik bagaimana metode tanam padi sistem ubin. Ringkas dan jelas Bapak Suradi memberikan kuliyah di lapangan. Ananda Ghozi, Rayyan, Valeya, Nusyai, Nisfi, Husna dll seksama memperhatikan penjelasan dan menerima intruksi-intruksi Bapak Suradi. Lahan tanam telah di setting sedimikian rupa oleh Bapak Sunarto. Berikutnya semua santri dipandu tata cara penanaman. Satu demi satu bayi-bayi padi Mentik Susu ditanam rapi terorganisasi.

Dalam waktu yang relatif singkat, lahan seluas 650 M2 telah penuh bibit Mentik Susu dari aksi tanam para santri. Jam 10.00 WIB santri berkemas kembali ke madrasah. Project pembelajaran tanam padi memberikan banyak ilmu pengetahuan dan keterampilan hidup santri. Masa tumbuh tanaman 4 bulan. Agustus mendatang diperkirakan MADIPO panen padi kelas premium, Mentik Susu Varietas Lokal Unggul. Tak lupa Manajer KBM Ibu Afrizka memberikan lembar kerja dan refleksi santri usainya prosesi penanaman.

Proyek KBM santri tanam padi tak hanya mengenalkan satu bidang ilmu; pertanian, lingkungan, ketahanan pangan semata namun sarat pelajaran dan penguatan nilai-nilai soft skills yang selaras dengan tujuan-tujuan pendidikan diusung MADIPO. Yakni usaha-usaha sadar untuk dapat membentuk dan membekali santri menjadi ulama atau ilmuan, memiliki kepemimpinan, kewirausahaan, dan jiwa-jiwa santri yang profesional.

Tanam Padi Sistem Hayati

Pendidikan dalam perspektif masa depan terus dikembangkan Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Pangeran Diponegoro (MADIPO). Menciptakan madrasah yang ramah anak yang mampu melahirkan santri unggul, berakhlak mulia, cerdas, terampil, mandiri, dan berdaya saing global untuk kemajuan Islam dan cita-cita kemerdekaan menjadi arah dan penyemangat segenap warga madrasah dalam menjalankan amanat-amanat pendidikan.Bj

Bagikan berita :