
Jumat Excellent: Fungsionaris Madrasah Fokus Tingkatkan Layanan, Koordinasi dan Kalibrasi Kinerja
Madrasah mengadakan rapat rutin “Jumat Excellent” yang dihadiri oleh jajaran pimpinan dengan agenda koordinasi, evaluasi, dan kalibrasi kinerja pada, 22 Agustus 2025. Pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan serta pengelolaan sumber daya secara efektif dan amanah.
Madrasah membutuhkan anggaran untuk menjaga kebersihan dan pengelolaan lingkungan. Selain itu, peningkatan dan pengembangan kurikulum menjadi fokus utama dengan penyesuaian anggaran yang mendukung program layanan prima, kegiatan bimbingan belajar, dan proses belajar mengajar reguler. Perhitungan anggaran untuk kesiswaan, kepesantrenan, serta tata usaha dan bendahara masih terus disempurnakan.
Kegiatan futsal mengalami kekurangan pendanaan, pelatih dan pendamping belum diberikan tanda terimakasih. Pendanaan dikumpulkan dari stimulan madrasah serta swadana dari anak-anak dan donatur.
Harga layanan laundry untuk anak-anak disesuaikan, dan kerja sama pengelolaan layanan diserahkan kepada mitra terpercaya. Di sisi pengembangan sumber daya manusia, proses rekrutmen pegawai baru tengah berlanjut dengan rencana penempatan di bagian kesekretariatan.
Evaluasi terhadap kinerja pegawai mengindikasikan perlunya mempertimbangkan kelanjutan tugas pegawai tertentu yang belum optimal. Madrasah juga berencana membangun sistem penyaluran uang saku berbasis guru agar lebih edukatif dan efektif.
Perlu perhatian khusus terhadap ketidaksinkronan antara program kegiatan dengan kondisi keuangan madrasah. Oleh karena itu, koordinasi erat dengan bendahara wajib dilakukan setiap pelaksanaan kegiatan kepanitiaan agar kepala madrasah membaca data dan dapat memberikan arahan serta kebijakan keuangan yang tepat.
Pelaporan keuangan bulanan sudah berjalan lancar dan baik, namun fungsionaris menyepakati perlunya tradisi pelaporan mingguan untuk pengelolaan yang lebih transparan dan terkontrol. Sistem pemberian apresiasi kepada pegawai belum optimal, sehingga diperlukan revisi demi meningkatkan motivasi dan produktivitas.
Pengelolaan kas madrasah perlu mendapat perhatian khusus karena saat ini pengawasannya kurang optimal jika dilakukan oleh panitia, guru, atau pegawai biasa. Oleh karena itu, pengelolaan kas sebaiknya dilakukan oleh manajer dan sekretariat agar lebih transparan dan aman. Bendahara juga berperan memberikan rekomendasi penting kepada kepala madrasah terkait pengeluaran kas.
Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) membutuhkan pengelolaan yang matang. Madipo mendapat peran penting sebagai peserta sekaligus panitia lokal dalam kegiatan IKM Kabupaten Sleman.
Evaluasi dan pembaruan kurikulum direncanakan dilaksanakan pada awal September dengan melibatkan Pendamping Satuan Pendidikan (PSP), Kabid Madrasah Kanwil Kemenag DIY, komite madrasah, orang tua, santri serta pengurus yayasan.
Madrasah menegaskan pentingnya pemberian apresiasi terhadap perkembangan santri dalam berbagai bentuk penghargaan yang dilakukan secara langsung, berkala, dan melalui event madrasah. Madrasah siap mendelegasikan guru studi tiru ke Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet Mojokerto bilamana diminta Yayasan.
Pengelolaan keuangan masih perlu ditingkatkan untuk menyeimbangkan antara pemasukan dan pengeluaran. Pengembangan tugas dan fungsi pengelola dana BOS serta sumbangan syahriyah menjadi prioritas guna mendukung kesejahteraan pegawai dan kelancaran operasional madrasah. Madrasah menugaskan Gindo Mangkuto Alam untuk turut serta mempercepat pelaksanaan MBG Yayasan.
Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Madrasah (RAPBM) tahun pelajaran 2025/2026 menjadi agenda penting dan genting dengan target penyelesaian pada akhir Agustus 2025.
Rapat ditutup dengan semangat optimisme bahwa melalui kerja keras, cerdas, dan ikhlas seluruh fungsionaris, MADIPO akan semakin kuat dan mandiri dalam pengelolaan pembiayaan serta pengembangan kurikulum demi kemajuan bersama.Bj
