
Supervisi Akademik MADIPO Jadi Pengungkit Mutu Guru dan Prestasi Santri
Yogyakarta – Madrasah Aliyah Diponegoro Yogyakarta (MADIPO) menggelar supervisi akademik dan persiapan kegiatan belajar mengajar (KBM) guru, Jumat (17/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya madrasah memperkuat mutu pembelajaran dan mendorong hasil belajar santri yang lebih baik.
Kepala Madrasah MADIPO, Fauzan Satyanegara, menegaskan supervisi bukan sekadar evaluasi administrasi. Menurut dia, forum tersebut menjadi ruang pembinaan agar guru semakin terampil menyusun dan melaksanakan pembelajaran yang inovatif, efektif, profesional, dan amanah.
“Melalui bedah perencanaan dan presentasi KBM, guru diharapkan makin kuat dalam mengajar dan mampu menghadirkan pembelajaran yang interaktif serta tepat sasaran,” ujarnya.

Seluruh guru kelas dan mata pelajaran hadir dalam kegiatan itu. Presentasi KBM dibuka oleh guru Fisika dan Kimia, lalu berlanjut ke guru-guru lainnya, dan ditutup oleh guru TKA/UTBK.
Dalam arahannya, kepala madrasah juga mendorong pembiasaan komunikasi berbahasa Inggris dalam proses pembelajaran. Setiap guru diminta menyampaikan abstraksi materi secara ringkas, jelas, dan langsung dalam bahasa Inggris sesuai mata pelajarannya.
Kebijakan itu, kata dia, diharapkan memperkuat budaya akademik sekaligus meningkatkan kesiapan santri menghadapi tantangan pendidikan yang semakin kompetitif.
MADIPO sendiri menargetkan seluruh lulusan tahun ajaran 2026/2027 terserap di perguruan tinggi negeri. Target itu dipasang setelah capaian penerimaan PTN tahun ini mencapai 81 persen, naik dari 45 persen pada tahun sebelumnya.Bj
