
Menyatukan Kekuatan: Transformasi Kolaborasi Antara Pesantren dan Universitas
Universitas dan pesantren lembaga pendidikan yang kokoh dan berkelimpahan sumber daya. Pada Jumat, 8 Agustus 2025, ruang rapat Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN “Veteran” Yogyakarta menjadi saksi momen bersejarah yang menegaskan kekuatan kolaborasi antara dunia pesantren dan perguruan tinggi. Nota Kesepahaman (MoU) yang resmi ditandatangani antara Yayasan Pondok Pesantren Pangeran Diponegoro dan FEB UPN menandai langkah strategis memajukan pendidikan, pemberdayaan umat, dan pembangunan karakter bangsa.
Penandatanganan MoU oleh Ketua Yayasan, H. Imindi Kasmiyanta, S.Pd., M.A.P., bersama Dekan FEB UPN, Dr. Januar Eko Prasetio, S.E., M.Si., bukan sekadar formalitas administratif. Ini adalah simbol sinergi nyata dalam mengembangkan mutu pesantren, memperkuat sumber daya manusia, dan mengintegrasikan Tridarma Perguruan Tinggi secara kolaboratif.
Dekan FEB sekaligus mengingatkan bahwa pesantren bukan hanya pusat pendidikan agama, tapi merupakan pilar utama dalam pembangunan karakter bangsa yang tangguh dan berintegritas. “Kerja sama ini memperluas arti pengabdian akademik sekaligus meneguhkan nilai-nilai sosial yang melandasi kehidupan bermasyarakat,” tegasnya.
Ketua Yayasan, H. Imindi, menegaskan komitmennya membangun pesantren yang tidak hanya kuat dalam ranah keagamaan, tetapi juga maju dalam pendidikan umum, pemberdayaan ekonomi umat, dan kewirausahaan. Ini adalah wujud konkret pengembangan pesantren modern yang mampu menjawab tantangan dunia kontemporer.
Kerja sama ini meliputi berbagai bidang penting yang saling melengkapi. Pendidikan dan pelatihan disesuaikan dengan kebutuhan nyata untuk memastikan relevansi dan efektivitas. Pengembangan kepesantrenan dan dakwah diperkuat sebagai pondasi spiritual dan sosial yang mendukung kesejahteraan umat. Di sisi ekonomi, pemberdayaan kewirausahaan menjadi kunci kemandirian dan peluang baru. Penelitian serta pemagangan dosen dan mahasiswa menghadirkan pembelajaran langsung yang aplikatif. Selain itu, pengabdian kepada masyarakat dijalankan untuk memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan. Terakhir, isu lingkungan dan kesehatan menjadi perhatian bersama demi menjaga keseimbangan dan kualitas hidup komunitas. Dengan cakupan ini, kerja sama membuka jalan menuju solusi konkret dan sinergi yang berkelanjutan.
Perjanjian ini berlaku selama lima tahun dengan peluang perpanjangan yang fleksibel menyusul kesepakatan para pihak.
Acara diwarnai kehadiran tokoh-tokoh penting pesantren dan para akademisi dari FEB UPN, membangun atmosfer hangat dan penuh antusiasme. Diskusi interaktif dan sesi ramah tamah mempererat ikatan, membuka peluang untuk program terukur dan inovatif yang akan direalisasikan bersama. Foto bersama menjadi momen sakral sebagai bukti tekad dan janji untuk terus maju bersama.
Kolaborasi strategis ini bukan hanya meleburkan batas sektor pendidikan formal dan keagamaan, tapi juga menjadi katalisator transformasi sosial yang membawa masa depan pendidikan dan pemberdayaan umat menuju era baru yang penuh harapan dan kemajuan nyata.Bj
