• 0811-3201-0001
  • madipoyk@gmail.com
  • Maguwoharjo, Yogyakarta
Akademik
Menjawab Tantangan Zaman, MA Diponegoro Selaraskan Kurikulum dengan Kebutuhan Santri

Menjawab Tantangan Zaman, MA Diponegoro Selaraskan Kurikulum dengan Kebutuhan Santri

YOGYAKARTA – MA Diponegoro Sembego menggelar bedah kurikulum tahun ajaran 2026–2027 pada Jumat (31/7). Langkah ini diambil demi mematangkan cita-cita MADIPO TOP: Transformatif, Outstanding, dan Principled.

Kepala MA Diponegoro, Fauzan Satyanegara, menegaskan kurikulum adalah jantung dan roh pembelajaran. “Dunia berubah cepat. Kurikulum harus tanggap teknologi tanpa kehilangan akar keislaman dan keindonesiaan,” ujarnya. Ia juga mengajak tim menyusun program dengan niat ibadah agar menjadi amal jariyah. Komitmen inovasi ini diperkuat capaian prestasi internasional santri, salah satunya medali perak IYSA 2024/2025.

Agenda ini menjadi ruang dialog interaktif yang menampung aspirasi stakeholder. Santri kelas XII, Aviciena Fajria (16), berharap kurikulum lebih selaras dengan syarat masuk perguruan tinggi tujuan. Sementara itu, Nararya Akmali Zaidan (15) mengusulkan agar madrasah memberikan dukungan penuh pada pengembangan bakat di luar sekolah. “Kami berharap madrasah terus memfasilitasi santri untuk mengikuti berbagai lomba yang diselenggarakan oleh universitas dan pihak eksternal lainnya,” kata Nararya.

Apresiasi juga datang dari wali santri, Ibu Fitriani, atas program luar kelas seperti kunjungan akademik ke BRIN. “Ke depan, kami berharap mata pelajaran pilihan diperuntukkan bagi seluruh santri demi menunjang profesi masa depan,” tuturnya. Merespons hal itu, Komite Sekolah menekankan pentingnya menjaga kualitas pelayanan dan prestasi agar jumlah santri baru terus meningkat melampaui angka kelulusan.

Kasi Kurikulum dan Kesiswaan Kanwil Kemenag DIY, Hj. Anita Isdarwati, S.Si., M.Si., yang hadir langsung, turut mengapresiasi dokumen kurikulum ini. “Setiap guru harus mampu mengidentifikasi masalah pembelajaran dan mencari solusi tepat agar kualitas madrasah terus meningkat,” tegas Anita. Lewat sinergi ini, daya tarik MA Diponegoro diharapkan semakin kuat bagi lulusan SMP dan MTs..Bj

Bagikan berita :